Daerah

Proyek Terminal Barang Perak Jombang Dikebut, Dishub Dorong Percepatan Paving dan Drainase

107
×

Proyek Terminal Barang Perak Jombang Dikebut, Dishub Dorong Percepatan Paving dan Drainase

Share this article
Proyek pembangunan Terminal Barang Perak Jombang, Jawa Timur yang berlokasi di eks Kantor BPP Perak, Desa Glagahan, Kecamatan Perak, terus dikebut.
Pekerjaan terminal angkut barang di Perak.(foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Proyek pembangunan Terminal Barang Perak Jombang, Jawa Timur yang berlokasi di eks Kantor BPP Perak, Desa Glagahan, Kecamatan Perak, terus dikebut.

Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang meminta kontraktor melakukan percepatan pekerjaan, khususnya pada pemasangan paving dan penyediaan material.

Kepala Dishub Jombang, Sugianto, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Yohan Kartika, menyampaikan bahwa secara umum progres pembangunan terminal barang berjalan sesuai rencana, bahkan melampaui target.

“Untuk pekerjaan pengurukan sudah selesai. Saat ini fokus pada pemasangan paving yang progresnya sudah mencapai sekitar 50 persen. Berdasarkan evaluasi terakhir, progresnya positif dan melebihi target,” ujar Yohan, Rabu (17/12/2025).

Meski progres dinilai baik, Dishub Jombang tetap mendorong percepatan pekerjaan paving dengan meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja di lapangan.

Menurut Yohan, proses pemasangan paving masih dilakukan secara manual sehingga sangat bergantung pada jumlah tukang yang tersedia.

“Selama ini jumlah tukang sekitar 12 sampai 15 orang. Kami sudah meminta agar ditambah supaya pekerjaan pemavingan bisa lebih cepat,” jelasnya.

Namun, upaya percepatan masih terkendala pasokan material paving dari pihak pemasok. Saat ini, material paving belum bisa dikirim sekaligus dalam jumlah besar dan hanya datang bertahap setiap hari.

“Dari supplier belum bisa mengirim sekaligus. Setiap hari yang datang sekitar empat sampai lima dump truk, dan itu langsung habis terpasang di lapangan,” terang Yohan.

Rencana penambahan tenaga kerja baru bisa dilakukan jika pasokan material paving sudah lebih lancar.

“Kalau memungkinkan, tenaga kerja bisa ditambah hingga lima tim. Satu tim terdiri dari lima orang, sehingga totalnya bisa 25 sampai 30 orang. Tapi semua tergantung kepastian suplai material paving,” imbuhnya.

Dishub Jombang menegaskan fokus saat ini adalah memastikan ketersediaan material paving agar proyek bisa selesai tepat waktu sesuai masa kontrak.

“Kami berharap penyedia bisa memastikan volume paving yang dibutuhkan terpenuhi sebelum akhir masa kontrak,” tegas Yohan.

Jika hingga mendekati akhir kontrak pasokan material belum mencukupi, Dishub Jombang akan meminta kontraktor mencari solusi alternatif.

“Kalau memang belum bisa terpenuhi, kami minta penyedia atau kontraktor mencari solusi lain dengan kualitas paving yang setara,” katanya.

Selain pekerjaan paving, pembangunan Terminal Barang Perak Jombang juga memasuki tahap pemasangan box culvert untuk sistem drainase. Material box culvert telah tiba di lokasi dan siap dipasang mulai pekan ini.

“Material box culvert sudah datang. Minggu ini sampai minggu depan langsung kita pasang. Bersamaan dengan itu dilakukan rabat beton untuk pintu masuk terminal, sementara pekerjaan paving tetap berjalan,” jelas Yohan.

Sebelum pemasangan, kontraktor akan melakukan penggalian sesuai titik yang telah ditentukan. Setelah box culvert terpasang, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecoran rabat beton guna memperkuat akses masuk terminal.

“Urutannya digali dulu, lalu pemasangan box culvert, setelah itu dilanjutkan rabat beton,” terangnya.

Pemasangan box culvert difokuskan di pintu masuk terminal yang berbatasan langsung dengan jalan nasional. Panjang saluran drainase diperkirakan sekitar 18 hingga 20 meter.

“Lokasinya di pintu masuk yang berbatasan dengan jalan nasional. Panjangnya sekitar 18 sampai 20 meter, sebagai perkuatan akses utama terminal barang,” ujarnya.

Perlu diketahui proyek pembangunan Terminal Barang Perak Jombang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 1,6 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh CV Putra Mandiri dengan pengawasan konsultan CV Elang Persada.

Masa kontrak pekerjaan selama 45 hari kalender dan ditargetkan rampung pada 26 Desember 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *