Peristiwa

Pohon Tumbang Tutup Jalur Malang–Kediri, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh di Pujon

15
×

Pohon Tumbang Tutup Jalur Malang–Kediri, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh di Pujon

Share this article
Petugas gabungan BPBD Kabupaten Malang, TNI-Polri, dan warga mengevakuasi pohon tumbang yang menutup Jalan Provinsi Malang–Kediri di Dusun Krajan, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Sabtu (10/1/2026) sore. (Foto: Istimewa)

Sudutkota.id – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses Jalan Provinsi Malang–Kediri, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (10/1/2026) sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Pohon dengan diameter kurang lebih 35 sentimeter dan panjang sekitar 10 meter roboh melintang di badan jalan, sehingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas dari kedua arah.

“Sejak pukul 17.00 WIB wilayah Kecamatan Pujon dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Kondisi tersebut menyebabkan pohon tumbang dan menutup jalur utama Malang–Kediri,” ujar Sadono.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim BPBD Kabupaten Malang wilayah Malang Barat bersama Muspika Pujon, anggota TNI-Polri, serta masyarakat setempat langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan pemotongan batang pohon dan pembersihan ranting, sembari mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup.

“Penanganan berlangsung kurang lebih satu jam. Pada pukul 19.25 WIB, pohon berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal,” imbuhnya.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Kerugian material hanya berupa pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan dan menyebabkan kemacetan.

BPBD Kabupaten Malang mengimbau kepada para pengguna jalan, khususnya yang melintas di jalur Malang–Kediri wilayah Pujon, agar meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan. Pasalnya, kawasan tersebut termasuk daerah rawan bencana alam seperti pohon tumbang dan longsor.

“Saat ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun masyarakat diminta tetap berhati-hati,” pungkas Sadono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *