Sudutkota.id– Belum setahun, paving dan manhole di pintu masuk sentra PKL Jalan KH Ahmad Dahlan, Jombang, Jawa Timur, rusak hingga dikeluhkan para pedagang.
Infrastruktur yang ambles sejak berminggu-minggu itu dibiarkan tanpa perbaikan dan dinilai membahayakan pengunjung.
“Kerusakan semakin parah karena tidak segera ditangani,” ujar Agung, salah satu pedagang, Selasa 9 Desember 2025.
Menurutnya, awalnya kerusakan tidak terlalu parah. Namun karena dibiarkan, lubang ambles tersebut semakin dalam dan berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengendara yang masuk ke sentra PKL.
“Itu sangat membahayakan pengguna jalan. Harapannya pemerintah segera memperbaiki demi keselamatan pengunjung dan kenyamanan pedagang,” tambahnya.
Pedagang menyebut, tanda pembatas jalan sempat dipasang di area yang rusak. Namun beberapa kali penanda itu diambil, termasuk ketika sempat ditutup menggunakan tong sampah agar pengendara tidak terperosok.
“Padahal itu penting untuk memperingatkan orang. Kalau dibiarkan terus, nanti ada yang celaka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustian (Disdagrin) Jombang, Suwignyo, memastikan kerusakan paving dan manhole tersebut disebabkan oleh truk pengangkut material proyek yang melintas terlalu ke pinggir area.
“Dari awal memang sudah rusak. Saat pembangunan sentra PKL sudah kami perbaiki, tetapi rusak lagi karena kendaraan material terlalu minggir,” katanya.
Karena penyebab kerusakan berasal dari aktivitas truk proyek pembangunan di dalam sentra PKL, Disdagrin meminta pihak penyedia bertanggung jawab.
“Kami sudah berkomunikasi dengan penyedia proyek untuk segera melakukan perbaikan,” tegasnya.
Suwignyo menambahkan, kewenangan perbaikan infrastruktur tersebut berada di Dinas PUPR. Meski begitu, pihaknya tetap berkoordinasi agar kerusakan segera ditangani sebelum terjadi kecelakaan.






















