Ekonomi Bisnis

Panen Cabai Petani di Jombang Anjlok, Akibat Cuaca Ekstrem

90
×

Panen Cabai Petani di Jombang Anjlok, Akibat Cuaca Ekstrem

Share this article
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Jombang berdampak signifikan terhadap hasil panen cabai.
Petani cabai di Jombang. (foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Jombang berdampak signifikan terhadap hasil panen cabai.

Banyak tanaman terserang hama patek, membuat produksi petani anjlok hingga 50 persen.

Meski demikian, petani masih sedikit lega karena harga cabai di tingkat petani saat ini terbilang cukup tinggi.

Hamparan lahan cabai seluas 1 hektare milik Witono, petani di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, kini memasuki masa panen. Namun tidak semua cabai dapat dipetik.

Sebagian buah mengering di pohon akibat serangan hama yang dipicu oleh cuaca yang sulit diprediksi.

Witono mengaku hasil panennya merosot tajam dibanding kondisi normal.

“Biasanya sekali panen mendapatkan 6 kwintal cabai merah. Karena terserang hama patek, hasilnya tinggal sekitar 3 kwintal,” tuturnya, Senin (1/12/2025).

Menurutnya, cuaca ekstrem menjadi faktor utama tanaman mudah terserang penyakit. “Untuk pencegahan, petani melakukan penyemprotan fungisida setiap tiga hari,” ujarnya.

Di lahan seluas 1 hektare itu terdapat sekitar 21 ribu batang tanaman cabai. Dengan harga cabai di tingkat petani mencapai Rp51.000 per kilogram, peluang keuntungan masih terbuka.

“Biaya dari tanam hingga panen sekitar Rp25 juta. Kalau harga cabai bagus seperti sekarang, petani bisa dapat keuntungan berlipat,” jelas Witono.

Hal senada dikatakan Beny Saputro, bahwa petani cabai di Desa Turipinggir juga merasakan dampak cuaca yang tak menentu. Namun ia tetap bersyukur karena hasil panennya masih menguntungkan.

“Meskipun cuacanya tidak menentu dan beberapa tanaman rusak, hasil panen tetap cukup bagus. Yang paling melegakan, harga cabai tidak jatuh seperti tahun lalu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *