Daerah

Neon Box Pasar Ploso Ambruk Saat Hujan Lebat, Nyaris Timpa Pedagang

11
×

Neon Box Pasar Ploso Ambruk Saat Hujan Lebat, Nyaris Timpa Pedagang

Share this article
Kondisi bangunan pasar Ploso yang rusak akibat angin dan hujan deras. (Foto: sudutkota.id/Elok)

Sudutkota.id – Hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Jombang menyebabkan neon box bertuliskan Pasar Ploso ambruk pada Senin (30/3/2026).

Insiden tersebut terjadi di pintu masuk pasar dan sempat memicu kepanikan warga karena material jatuh mengenai kabel listrik.

Peristiwa ambruknya neon box Pasar Ploso terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah setempat.

Suwarno, warga sekitar, menuturkan bahwa kejadian berlangsung secara tiba-tiba saat cuaca ekstrem terjadi.
“Sekitar pukul 15.00 WIB, waktu hujan deras dan angin, tiba-tiba tulisan neon box Pasar Ploso sama kaca itu ambruk ke bawah,” ujarnya.

Neon box tersebut berada tepat di atas lorong akses keluar masuk pasar. Saat roboh, material langsung mengenai kabel listrik yang berada di bawahnya.

Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian ini. Kabel listrik justru menahan jatuhnya material sehingga tidak mengenai pedagang maupun pengunjung pasar.

“Ambruknya langsung kena kabel listrik. Untungnya ada kabel itu, jadi tidak sampai mengenai orang,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian besar huruf pada neon box tersebut rusak dan ambruk. Kini hanya tersisa beberapa bagian huruf yang sudah tidak berdiri sempurna.

“Banyak yang ambruk, tinggal huruf ‘AA’ sama ‘OSO’, itu pun sudah tidak tegak,” ungkapnya.

Pasca kejadian, petugas dari PLN langsung turun ke lokasi untuk mengamankan jaringan listrik. Aliran listrik di sekitar area pasar dipadamkan sementara guna mencegah risiko bahaya. “Petugas PLN sudah di lokasi, listriknya dimatikan,” kata Suwarno.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang melalui Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting, Yustinus Harris Eko Prasetijo, membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, cuaca ekstrem menjadi pemicu utama insiden tersebut. Saat kejadian, petugas juga tengah melakukan perbaikan pada bagian kanopi pasar yang sebelumnya rusak.

“Memang angin kencang dan hujan lebat luar biasa. Saat itu tim di lapangan sedang memperbaiki kanopi,” ujarnya.

Ia menegaskan kerusakan sebelumnya pada kanopi berdampak pada talang air yang bengkok, sehingga air masuk ke plafon bangunan.

“Ada talang yang tertimpa kanopi yang ambruk sebelumnya, sehingga bengkok dan air masuk ke plafon,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dari hasil pendataan sementara, kerusakan meliputi neon box tulisan Pasar Ploso dan kaca berbentuk segitiga di bagian atas bangunan. “Yang rusak tulisan Pasar Ploso di atas dan kaca segitiga lepas. Itu sementara yang didata,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, pihak pengelola melakukan pengamanan lokasi dengan memasang pembatas agar tidak dilalui pedagang maupun pengunjung. Perbaikan dijadwalkan segera dilakukan.

“Lokasi diamankan dulu, listrik dimatikan. Penyedia kami minta segera perbaikan, rencananya mulai besok dikerjakan,” pungkasnya.

Diketahui, proyek revitalisasi Pasar Ploso sebelumnya dibiayai anggaran sekitar Rp 3,9 miliar dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur tahun 2025 dan dikerjakan oleh CV Panama asal Kabupaten Sampang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *