Daerah

Menu MBG Tak Layak Konsumsi, Wali Murid di Jombang Mengeluh

125
×

Menu MBG Tak Layak Konsumsi, Wali Murid di Jombang Mengeluh

Share this article
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur kembali disorot. Sejumlah wali murid mengeluhkan menu MBG yang dinilai tidak layak konsumsi dan tidak memenuhi standar gizi anak sekolah.
Menu MBG yang dikeluhkan wali murid. (foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur kembali disorot. Sejumlah wali murid mengeluhkan menu MBG yang dinilai tidak layak konsumsi dan tidak memenuhi standar gizi anak sekolah.

RE, salah satu wali murid dari Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, mengungkapkan bahwa selama sepekan terakhir, kualitas makanan yang diterima siswa justru mengkhawatirkan.

Ia menyebut menemukan buah busuk hingga lauk belum matang pada paket makanan MBG.

“Dari seminggu ini, menunya tidak sesuai standar gizi. Ada buah busuk seperti mangga dan salak, lalu tahu baksonya ada yang belum matang,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

RE mengatakan para wali murid telah menyampaikan keluhan melalui akun resmi penyedia layanan MBG, yang diduga milik SPPG Kebontemu Peterongan. Namun kolom komentar pada akun tersebut justru ditutup dan kemudian diprivat.

“Kami sudah mengadukan di akunnya terkait menu yang tidak sesuai standar gizi, tapi kolom komentarnya ditutup dan akunnya diprivat. Kami jadi tidak punya ruang untuk mengadu,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya pihak sekolah sudah memberikan teguran kepada SPPG usai ditemukan kasus mi basi. Namun evaluasi yang dijanjikan belum terlihat, bahkan kualitas menu disebut makin menurun.

“Pihak sekolah sudah pernah mengingatkan SPPG minggu lalu. Katanya akan dievaluasi, tetapi minggu ini malah makin tidak layak. Seharusnya setelah ada teguran, makanan harus matang, buah tidak boleh busuk, dan sesuai standar gizi,” tegasnya.

RET kemudian memaparkan sejumlah sekolah yang mengalami kondisi serupa. MI Masyhariyah menerima salak busuk dan tahu bakso mentah. SDN Kebontemu mendapat kiriman mangga busuk. PAUD Masyhariyah juga menerima tahu bakso mentah.

“Untungnya belum ada anak yang sakit setelah mendapatkan makanan tidak layak itu,” ungkapnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Jombang meningkatkan pengawasan terhadap SPPG Jombang dan memastikan standar gizi diterapkan di seluruh sekolah penerima.

“Kami hanya ingin makanan yang layak dan sesuai standar gizi, apalagi ini untuk anak-anak,” harapnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait belum memberikan respons atas permintaan konfirmasi maupun panggilan telepon dari jurnalis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *