Sudutkota.id – Dalam rangkaian Kongres VIII Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara, telah diadakan Pra-Kongres pada Sabtu – Minggu (15-16/03/2025).
Acara yang bertempat di Aula Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kota Bekasi, Jawa Barat ini dihadiri oleh Pengurus Pusat, BPH Koordinator Wilayah (Koorwil) dan Koordinator Daerah (Koorda) BEM PTNU Se-Nusantara.
“Salah satu instrumen yang paling urgent dalam organisasi ialah pengkaderan dan regenerasi. Penentu keberlangsungan roda organisasi tergantung pada bagaimana proses pengkaderan dan regenerasi itu diterapkan, hingga mencetak para kader penerus yang berkualitas dan memiliki kapabilitas yang tinggi,” ujar Najib, Koordinator Wilayah BEM PTNU Jawa Timur.
Dalam forum ini, BEM PTNU Jawa Timur terpilih menjadi tuan rumah Kongres VIII BEM PTNU Se-Nusantara yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo.
BEM PTNU Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menyuarakan isu-isu lingkungan hidup yang tengah menjadi ancaman serius di wilayahnya, dengan fokus pada beberapa permasalahan mendesak.
“Di antara isu yang diangkat adalah maraknya tambang ilegal yang merusak ekosistem dan lingkungan sekitar, serta potensi bahaya dari proyek geotermal yang tidak selalu memperhitungkan dampak lingkungan jangka panjang. Kami juga menyoroti dampak buruk limbah pabrik yang mencemari sungai dan tanah, serta mengancam kesehatan masyarakat. Selain itu, kurangnya penegakan hukum yang tegas di bidang lingkungan hidup menjadi salah satu perhatian utama yang ditekankan dalam forum tersebut,” tegasnya.
BEM PTNU Jawa Timur bertekad agar isu-isu tersebut menjadi agenda utama dalam Kongres VIII BEM PTNU Se-Nusantara, dengan harapan dapat mendorong kebijakan dan tindakan yang lebih serius dalam mengatasi kerusakan lingkungan yang semakin meluas. Melalui kongres ini, BEM PTNU se-Nusantara diharapkan dapat menciptakan solusi bersama untuk memastikan keberlanjutan sumber daya alam dan melindungi kehidupan masyarakat di seluruh Indonesia. (DAH/MM)