Sudutkota.id – Dua penerbang Skadron Udara 21 TNI Angkatan Udara, Letda Pnb Fahmi Reyhansyah dan Letda Pnb M. Farhan Ramadhan, berhasil menuntaskan fase terbang solo menggunakan pesawat tempur EMB-314 Super Tucano, Kamis (15/1/2026). Capaian ini menjadi tonggak awal perjalanan keduanya sebagai penerbang tempur TNI AU.
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut saat menghadiri tradisi penyiraman air kembang di Skadron Udara 21, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.
Menurut Danlanud, keberhasilan terbang solo merupakan fase mendasar dalam pembentukan kepercayaan diri dan profesionalisme seorang penerbang tempur.
“Keberhasilan ini adalah tonggak awal dalam perjalanan karier sebagai penerbang tempur. Saya berpesan agar pencapaian ini tidak membuat cepat berpuas diri. Teruslah belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan agar menjadi penerbang yang andal,” ujarnya.
Ia menegaskan, kualitas seorang penerbang tidak hanya diukur dari kemampuan mengendalikan pesawat, tetapi juga dari kedisiplinan, loyalitas, serta semangat juang dalam setiap penugasan. Nilai-nilai tersebut harus senantiasa dijaga sebagai bagian dari kesiapan prajurit udara dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.






















