Uncategorized

Denpom V/3 Brawijaya Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi di 23 Titik Hiburan Malam se-Malang Raya

202
×

Denpom V/3 Brawijaya Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi di 23 Titik Hiburan Malam se-Malang Raya

Share this article
Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/3 Brawijaya menggelar operasi gabungan penegakan ketertiban (gaktib) dan yustisi berskala besar di wilayah Malang Raya pada Sabtu malam hingga Minggu dinihari, (6–7/12/2025).
Petugas gabungan dari Denpom V/ 3 Brawijaya bersama Pom AU, Pom Lanal, serta Propam Polres melakukan pemeriksaan di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Malang Raya saat pelaksanaan operasi gaktib dan yustisi.(foto: sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/3 Brawijaya menggelar operasi gabungan penegakan ketertiban (gaktib) dan yustisi berskala besar di wilayah Malang Raya pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, (6–7/12/2025).

Operasi ini dimulai pukul 23.00 WIB dan berakhir pukul 02.30 WIB, dengan menyisir lokasi hiburan malam di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Operasi dipimpin langsung oleh Komandan Denpom V/3 Brawijaya Letkol CPM Sihontang P. Hutabarat, S.Hub.Int., S.I.P, dan menjadi salah satu kegiatan pengawasan terbesar yang pernah digelar Denpom sepanjang tahun 2025, mengingat eskalasi kerawanan di akhir tahun dan meningkatnya aktivitas masyarakat di wilayah Malang Raya.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan unsur Polisi Militer Angkatan Darat. Personel gabungan juga diperkuat oleh:
Pom AU (Polisi Militer Angkatan Udara), Pom Lanal (Polisi Militer TNI AL), Propam Polresta Malang Kota, Propam Polres Malang, Propam Polres Batu, Satpol PP Kota Malang, Satpol PP Kabupaten Malang,
Satpol PP Kota Batu dan Unsur BNN sebagai pendukung pemeriksaan

Kolaborasi lintas-instansi ini dilakukan untuk memastikan operasi berjalan seimbang, objektif, serta mampu menyentuh potensi pelanggaran baik oleh personel TNI maupun masyarakat umum.

Letkol CPM Sihontang menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari Operasi Gaktib Waspada Wira Celurit Tahun Anggaran 2025. Fokus utama operasi adalah menertibkan prajurit TNI dari segala bentuk pelanggaran disiplin, terutama kegiatan yang tidak sesuai aturan seperti memasuki tempat hiburan malam tanpa izin komando.

“Kami melaksanakan operasi gaktib dan yustisi untuk menjaga ketertiban di Malang Raya. Kegiatan ini melibatkan Pom AU, Pom Lanal, Propam tiga Polres serta Satpol PP dari tiga wilayah. Dengan kekuatan gabungan ini kita ingin memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa operasi ini sekaligus menjadi pemanasan sebelum pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, Malang Raya termasuk wilayah dengan pergerakan masyarakat cukup tinggi saat akhir tahun sehingga potensi pelanggaran harus ditekan dari awal.

“Kami tidak ingin ada hal menonjol yang melibatkan oknum TNI. Operasi ini menjadi acuan sebelum pelaksanaan pengamanan Nataru,” tambahnya.

Tim gabungan malam itu bergerak ke 23 titik hiburan malam, mulai dari diskotek, karaoke, bar hingga tempat-tempat yang diketahui menjadi lokasi berkumpulnya pengunjung di akhir pekan. Tak hanya berada di pusat kota, tim juga menyasar titik-titik hiburan di kawasan pinggiran dan perbatasan antardaerah.

Pemeriksaan dilakukan dengan metode mobile route tanpa pola tetap untuk mengantisipasi kebocoran informasi.

“Hasil pemeriksaan di seluruh titik, situasi kondusif. Tidak ada temuan oknum TNI, Polri maupun masyarakat sipil yang melakukan pelanggaran. Semua titik aman,” tegas Letkol Sihontang.

Ia menjelaskan bahwa beberapa jenis pelanggaran yang menjadi fokus pengawasan antara lain:
Prajurit TNI memasuki tempat hiburan tanpa izin,Indikasi penyalahgunaan narkoba di lokasi hiburan, Keterlibatan oknum aparat dalam konflik atau keributan, Aktivitas di luar ketentuan jam dinas dan Potensi tindak kriminal di area hiburan malam

“Namun sepanjang operasi, seluruh titik hiburan malam terpantau aman dan tertib,’ tegasnya.

Dengan durasi operasi sekitar 3,5 jam, seluruh unsur gabungan bekerja secara terkoordinasi. Tim dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mempercepat proses pemeriksaan sekaligus memperluas cakupan razia.

“Kami berharap kondisi kondusif yang tercipta malam ini dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun. Terutama menjelang liburan panjang yang biasanya meningkatkan aktivitas masyarakat di tempat-tempat hiburan,” ujar Sihontang.

Terkait wacana operasi lanjutan, Sihontang memastikan kegiatan serupa sangat mungkin dilakukan kembali menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Biasanya rekan kepolisian memiliki program operasi pengamanan Nataru. Kami tinggal menunggu undangan untuk kembali bergabung. Koordinasi lintas instansi ini pasti akan terus berjalan menjelang akhir tahun,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *