Daerah

Dari Pelatihan Kue hingga Usaha Mandiri, Dinsos Jombang Berdayakan Perempuan Rentan

6
×

Dari Pelatihan Kue hingga Usaha Mandiri, Dinsos Jombang Berdayakan Perempuan Rentan

Share this article
Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Jawa Timur melalui Bidang Rehabilitasi Sosial menggelar kegiatan pemberdayaan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) sebagai upaya meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kesejahteraan ekonomi perempuan.
Pelatihan pemberdayaan PRSE yang digelar Dinsos Jombang. (foto: sudutkota.id/Dinsos Jombang)

Sudutkota.id– Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Jawa Timur melalui Bidang Rehabilitasi Sosial menggelar kegiatan pemberdayaan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) sebagai upaya meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kesejahteraan ekonomi perempuan.

Kegiatan pelatihan keterampilan ini dilaksanakan di Rumah Pelayanan Sosial Desa Candimulyo, Kabupaten Jombang, dan diikuti oleh 20 peserta yang merupakan binaan WCC Jombang, Bina Puspa Arimbi, serta Komunitas KSPK (Kelompok Solidaritas Perempuan Desa Keras).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, mengatakan bahwa program pemberdayaan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran perempuan, khususnya mereka yang masuk kategori rentan secara sosial dan ekonomi.

“Pelatihan ini kami rancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi perempuan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh bisa dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan,” kata Agung Hariadi, Senin (9/2/2026).

Lebih lanjut ia menjelaskan pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Tri Suhartono serta narasumber dari Hana’s Kitchen, Rina Nur Wahayani.

“Para peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung pembuatan kue bidara yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan,” ujarnya.

Ia menegaskan para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan antusias. “Mulai dari pengenalan bahan, proses pengolahan, hingga teknik menghasilkan produk kue yang layak jual, disampaikan secara langsung oleh narasumber,” tutur Agung.

Memasuki hari berikutnya, kegiatan kembali diikuti 20 peserta PRSE dengan komposisi berbeda. Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jombang, Octadella Bilytha Permatasari, hadir sebagai narasumber motivasi.

Dalam penyampaiannya, Octadella memberikan dorongan agar para peserta sungguh-sungguh menimba ilmu dan berani mempraktikkan keterampilan yang diperoleh.

Ia juga mendorong peserta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi usaha untuk menambah penghasilan keluarga.

“Ibu-ibu harus percaya diri. Keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini bisa menjadi peluang usaha jika ditekuni dan dipromosikan dengan baik, termasuk melalui media sosial,” ujar Octadella.

Pada hari ketiga, materi pelatihan difokuskan pada praktik pembuatan kue kacang. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Kabupaten Jombang.

Narasumber Rina Nur Wahayani dari Hana’s Kitchen memberikan pembekalan teknis mulai dari pemilihan bahan, proses pembuatan, hingga tips agar kue kacang memiliki cita rasa yang baik dan nilai jual.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, di akhir kegiatan peserta juga diberikan bekal bahan pembuatan kue untuk dipraktikkan kembali di rumah.

“Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kabupaten Jombang berharap para Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha mandiri, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” pungkas Octadella.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *