Daerah

Bupati Fawait Fasilitasi Keberangkatan Santri Balik Mondok

6
×

Bupati Fawait Fasilitasi Keberangkatan Santri Balik Mondok

Share this article
Keberangkatan santri balik ke pondok difasilitasi Bupati Jember Muhammad Fawait dengan menyiapkan armada bus. (Foto: Sudutkota.id/WNP)

Sudutkota.id – Perhatian Bupati Jember Muhammad Fawait terhadap pondok pesantren tidak usah diragukan lagi. Salah satunya ini dibuktikan Bupati Fawait dengan memfasilitasi transportasi keberangkatan ribuan santri balik ke pondok pesantren, setelah lebaran.

Kali ini, ribuan santriwati balik ke pondok ini berasal dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Asembagus, Situbondo dan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Mereka berangkat darii halaman Pendopo Wahyawibawagraha dan Kantor Bupati Jember di Jalan Sudarman pada Senin (30/3/2026).

Bupati Fawait menyiapkan 12 armada bus untuk santriwati tujuan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Situbondo, dan 3 bus untuk tujuan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Kepala Bagian Kesra Pemkab Jember Nurul Hafid Yasin, S.STP, M.Si, mewakili Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E, M.Sc, menyampaikan Pemkab Jember memfasilitasi pemberangkatan dan pemulangan santri karena mereka adalah pejuang yang kelak akan menjadi pemimpin negeri. Hal tersebut, kata dia, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian serius Bupati Fawait terkait pendidikan di kalangan pondok pesantren.

“Santriwan dan santriwati adalah pejuang ilmu. Mereka menuntut ilmu di pesantren untuk belajar ilmu agama. Tidak hanya itu, di pesantren, mereka juga belajar membentuk karakter dan kepribadian yang sesuai dengan ajaran agama,” ujar Hafid menyampaikan pesan Bupati Jember.

Tahun ini, kata dia, saat sebelum lebaran, Pemkab Jember juga telah menyiapkan puluhan armada untuk penjemputan santri. Begitu juga saat balik ke pondok usai lebaran, Pemkab Jember juga menyiapkan armada bagi santri.

“Untuk tahun ini, armada dibagi di dua OPD, yakni Bagian Kesra dan Dinas Perhubungan. Di Bagian Kesra sendiri ada 30 armada yang disiapkan. Kemarin sudah digunakan untuk santri Ploso (Kediri), Darussalam (Blokagung), dan juga santri Annuqayah (Madura),” jelasnya.

Tentu saja, apa yang dilakukan Bupati Jember Fawait ini mendapat apresiasi positif dari kalangan pesantren. Salah satunya diungkapkan Ustaz Abdul Wafi, Sekretaris Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSAS) Sukorejo, Asembagus, .

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gus Fawait atas fasilitas armada bus ini. Dulu pada era Bu Faida kami juga difasilitasi, tetapi setelah itu kami sempat berangkat secara mandiri dengan iuran wali santri. Baru kali ini ada fasilitas lagi,” ujar Wafi.

Wafi juga menambahkan bahwa untuk santri tujuan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Pemkab Jember memfasilitasi total 21 armada. Sebanyak 9 bus telah digunakan untuk santri putra pada Minggu, 29 Maret 2026, dan 12 bus untuk santriwati yang diberangkatkan hari ini.

“Kemarin sudah berangkat santri putra menggunakan 9 bus, hari ini 12 bus untuk santri putri. Total santri asal Jember yang menimba ilmu di Sukorejo ada sekitar 1.300 santri,” ujarnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *