Daerah

BPBD Jombang Soroti Risiko Kebakaran, Sistem Proteksi Industri Diperiksa

24
×

BPBD Jombang Soroti Risiko Kebakaran, Sistem Proteksi Industri Diperiksa

Share this article
Inspeksi kebakaran yang dilakukan petugas BPBD Jombang di PT Pei Hai Internasional Wiratama Indonesia. (Foto: Sudutkota.id/Elok)

Sudutkota.id – BPBD Kabupaten Jombang, Jawa Timur melakukan inspeksi sarana dan sistem proteksi kebakaran di PT Pei Hai Internasional Wiratama Indonesia, Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta meminimalisir risiko kebakaran di lingkungan industri.

Kegiatan inspeksi kebakaran di Jombang ini menjadi bagian dari upaya preventif BPBD guna memastikan setiap perusahaan memiliki sistem proteksi kebakaran yang memadai dan berfungsi optimal.

Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Filipe Diaz Quintas, menegaskan bahwa sektor industri memiliki potensi risiko kebakaran yang tinggi sehingga membutuhkan pengawasan rutin.

“Lingkungan industri memiliki risiko kebakaran yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kami secara berkala melakukan inspeksi untuk memastikan seluruh sistem proteksi kebakaran berfungsi dengan baik,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Ia menambahkan, kesiapan perusahaan dalam menghadapi potensi kebakaran sangat menentukan keselamatan pekerja dan keberlangsungan operasional.

“Tujuan utama kami adalah memastikan keselamatan pekerja dan melindungi aset perusahaan dari potensi kerugian akibat kebakaran,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, tim BPBD Jombang melibatkan Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Inspektur Pemadam Kebakaran, serta personel Pos Damkar Mojoagung.

Petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sarana proteksi kebakaran industri, mulai dari alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, jalur evakuasi, hingga sistem pendukung lainnya.

“Kami tidak hanya mendata, tetapi juga memastikan seluruh peralatan seperti APAR dan hydrant dalam kondisi siap digunakan saat keadaan darurat,” jelasnya.

Selain pendataan, tim juga memastikan seluruh peralatan dalam kondisi layak pakai agar dapat digunakan secara optimal saat terjadi keadaan darurat kebakaran.

Tak hanya pemeriksaan fisik, BPBD Jombang juga memberikan edukasi kepada pihak perusahaan terkait pentingnya perawatan rutin sistem proteksi kebakaran serta kesiapan menghadapi potensi kebakaran pabrik.

“Kami juga memberikan edukasi kepada pihak manajemen agar rutin melakukan perawatan dan simulasi, sehingga ketika terjadi kebakaran, semua sudah siap,” tegasnya.

Selama inspeksi berlangsung, tim juga berkoordinasi dengan manajemen perusahaan untuk menyampaikan hasil temuan di lapangan sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan kekurangan.

Melalui kegiatan ini, BPBD berharap standar keselamatan kerja di sektor industri Jombang semakin meningkat, khususnya dalam hal pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

“Sinergi antara pemerintah dan pihak perusahaan sangat penting untuk menciptakan lingkungan industri yang aman dan tangguh terhadap bencana,” pungkasnya.

BPBD Kabupaten Jombang menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan secara berkala terhadap sistem proteksi kebakaran di berbagai sektor sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap kondisi darurat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *