Sudutkota.id – Memasuki hari ketiga, pencarian terhadap Ockta Puji Raharjo (13), pelajar asal Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, masih belum membuahkan hasil. Hingga kini, keberadaan korban yang dilaporkan hanyut di saluran irigasi saat hujan deras itu belum diketahui, Kamis (19/2/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Sumbermanjing Wetan, BPBD Kabupaten Malang, relawan Malang Selatan Rescue (MSR), serta unsur TNI kembali menyisir jalur aliran air sejak pagi. Fokus pencarian kini diarahkan ke Sungai Lesti, yang menjadi muara dari saluran irigasi tempat korban diduga pertama kali terseret arus.
Penyisiran dilakukan secara bertahap, dimulai dari titik awal kejadian di saluran irigasi Desa Druju. Petugas menyusuri tepi saluran untuk memastikan tidak ada lokasi yang terlewat. Setelah itu, pencarian dilanjutkan ke aliran Sungai Lesti dengan menggunakan perahu karet.
Arus sungai yang masih cukup deras dan kondisi air keruh menjadi tantangan dalam proses pencarian. Meski demikian, tim tetap bekerja maksimal dengan memperluas radius penyisiran dan melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan.
Kapolsek Sumbermanjing Wetan, Iptu Cahyo Wiyono, menyatakan bahwa hingga hari ketiga operasi pencarian masih terus dilakukan.
“Pencarian difokuskan ke aliran Sungai Lesti. Tim gabungan menyisir menggunakan perahu karet dan memantau sepanjang aliran,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ockta dilaporkan hanyut pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 13.45 WIB saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Debit air irigasi yang meningkat drastis diduga membuat korban terseret arus hingga menghilang.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih bersiaga di lapangan.
Aparat juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras, dan tidak membiarkan anak-anak bermain di sekitar saluran air yang berpotensi membahayakan.






















