Nasional

Banjir di Jakarta Meluas, Modifikasi Cuaca Diperpanjang

9
×

Banjir di Jakarta Meluas, Modifikasi Cuaca Diperpanjang

Share this article
Operasi Modifikaci Cuaca menggunakan Pesawat TNI AU diperpanjang di Jakarta untuk menurunkan curah hujan tinggi (Foto: Istimewa)

Sudutkota.id – Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan sangat tinggi berdampak banjir yang meluas di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta memutuskan untuk memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) diperpanjang hingga 27 Januari (semula sampai 23 Januari).

OMC pada awalnya digelar Pemprov DKI Jakarta mulai 16 Januari, berkaitan dengan laporan yang diterimanya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Lalu bekerjasama dengan TNI AU menggunakan Pesawat CASA 212 A-2105 dilakukan penyemaian di langit sekitar Jakarta.

Saat meninjau Pintu Air Cengkareng Drain, Jakarta Barat pada Jumat (23/1/2026), Pramono mengatakan Cengkareng Drain berperan penting dalam sistem pengendalian banjir di DKI Jakarta, khususnya wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Saluran ini terhubung dengan sejumlah aliran sungai, antara lain Kali Angke, Kali Sepak, Kali Pesanggrahan, Kali Mookervart, Kali Apuran, Kali Banjir Kanal Timur (BKT), serta beberapa saluran penghubung (Phb), yakni Phb Pedongkelan di sisi barat dan Phb Kapuk Raya di sisi timur.

“Jakarta Barat merupakan titik kunci pertemuan berbagai aliran sungai. Saat ini memang masih terdapat beberapa titik banjir di wilayah Jakarta Barat. Namun, dengan adanya penurunan debit air di pintu air ini, saya meyakini kondisi tersebut akan segera surut,” terang Gubernur Pramono.

Gubernur Pramono mengimbau warga, terutama yang bermukim di sekitar sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sekitar sungai mengingat curah hujan yang masih tinggi.

Sementara Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti yang mendampingi Pramono mengemukakan, Pintu Air Cengkareng Drain berfungsi dengan baik untuk turut membendung kenaikan tinggi muka air (TMA) meskipun hujan masih turun di sejumlah wilayah.

“Artinya, aliran air saat ini berjalan dengan baik dan berfungsi sebagaimana mestinya. Kami berharap kondisi ini dapat terus terjaga agar genangan dan banjir bisa segera surut,” ungkap Diana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *