Sudutkota.id– Lonjakan signifikan arus kendaraan terjadi di ruas Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) selama periode mudik dan balik Idulfitri 1447 H. PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mencatat total 679.020 kendaraan melintas keluar-masuk Surabaya pada periode H-10 hingga H+2 Lebaran, atau 11–23 Maret 2026. Angka tersebut meningkat 33,9 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran, baik untuk mudik maupun arus balik ke kota-kota besar. Ruas tol Sumo menjadi salah satu jalur strategis yang menopang pergerakan kendaraan dari dan menuju Surabaya serta kawasan sekitarnya.
Direktur Utama PT JSM, D. Hari Pratama, menyebut lonjakan trafik telah diantisipasi sejak awal melalui berbagai langkah operasional di lapangan.
“Kami telah mempersiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menangani lonjakan volume kendaraan sebesar 33,9 persen ini, termasuk penambahan kapasitas transaksi melalui mobile reader dan penyiagaan petugas operasional di lapangan. Kelancaran ini tentu tidak lepas dari sinergi antar stakeholder terkait,” terangnya.
Secara rinci, volume kendaraan yang masuk ke Surabaya melalui Gerbang Tol Warugunung tercatat sebanyak 332.453 kendaraan, meningkat 27,2 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di angka 261.490 kendaraan. Sementara itu, arus kendaraan yang keluar dari Surabaya justru mengalami peningkatan lebih tinggi, yakni mencapai 346.567 kendaraan atau melonjak 41,2 persen dari lalu lintas normal sebanyak 245.506 kendaraan.
“Kondisi tersebut menunjukkan dominasi arus balik yang lebih besar dibandingkan arus mudik pada periode yang sama, seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan kembalinya masyarakat ke aktivitas kerja. Meski terjadi peningkatan signifikan, pengelolaan lalu lintas di ruas tol ini relatif terkendali tanpa gangguan berarti,” jelas Hari Pratama.
JSM juga menekankan pentingnya peran pengguna jalan dalam menjaga kelancaran dan keselamatan selama berkendara. Perusahaan mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna meminimalisir potensi kecelakaan dan kepadatan.
Selain itu, pengguna jalan tol diingatkan untuk memastikan kesiapan perjalanan sebelum memasuki ruas tol, termasuk kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar kendaraan. Hal ini dinilai krusial untuk menghindari antrean di gerbang tol maupun kendala di tengah perjalanan.
“Untuk mendukung kenyamanan pengguna, Jasa Marga juga menyediakan layanan informasi lalu lintas terkini yang dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 133 serta aplikasi Travoy, sehingga pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih optimal di tengah tingginya arus kendaraan selama musim Lebaran,” pungkas Hari Pratama.





















