Seni dan Budaya

Kiprah Resa Husin, Composer Asal Jombang di Balik Lagu Mahalini dan Raissa Ramadhani

9
×

Kiprah Resa Husin, Composer Asal Jombang di Balik Lagu Mahalini dan Raissa Ramadhani

Share this article
Resa Husin, pencipta lagu asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus menunjukkan eksistensinya di industri musik nasional.
Resa Husin pencipta lagu asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (foto : sudutkota.id/Resa Husin)

Sudutkota.id– Resa Husin, pencipta lagu asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus menunjukkan eksistensinya di industri musik nasional.

Composer dan penulis lagu Jombang ini telah melahirkan sejumlah karya yang dibawakan oleh musisi papan atas Tanah Air, mulai dari Mahalini, Nuca, hingga Raissa Ramadhani.

Perjalanan karier Resa Husin di dunia musik dimulai sejak 2018. Saat itu, ia masih menulis lagu untuk band miliknya sendiri sebelum akhirnya terjun secara profesional sebagai songwriter.

“Menjadi composer dan penulis lagu sejak 2018, tapi waktu itu untuk band saya sendiri,” ujar Resa Husin saat dikonfirmasi, Selasa (20/01/2026).

Memasuki 2021, karier Resa Husin mulai menanjak. Ia dipercaya menulis lagu “Janji Kita” yang dibawakan oleh Mahalini dan Nuca. Tak berhenti di situ, Resa juga menciptakan tiga lagu yang dinyanyikan oleh Sharla Martiza.

Nama Resa Husin kian dikenal setelah karyanya dibawakan oleh Raissa Ramadhani melalui lagu “Tak Bisa Gantikannya” dan “Rindu yang Menyiksa”. Deretan karya tersebut memperkuat portofolionya sebagai pencipta lagu lintas genre di industri musik Indonesia.

Tak hanya di industri musik, Resa Husin juga terlibat dalam dunia perfilman nasional. Ia dipercaya menggarap soundtrack film “Yang Rapuh”, film hiburan yang dibintangi Reza Rahardian dan Mikha Tambayong. Keterlibatan tersebut semakin mengukuhkan kiprahnya di industri kreatif nasional.

Pada 27 September 2025, Resa kembali merilis karya terbaru berjudul “Sayap” yang dibawakan oleh penyanyi asal Malaysia, Umairah. Lagu ini mendapat perhatian karena kekuatan lirik dan emosi yang dihadirkan.

Resa mengungkapkan, proses kreatifnya banyak terinspirasi dari pengalaman pribadi, meski tidak sepenuhnya diangkat dari kisah hidupnya.

“Ya termasuk dari pengalaman pribadi, tapi tidak seluruhnya,” kata pria asal Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang ini.

Meski telah menembus industri musik nasional, Resa Husin memilih tetap berkarya dari kampung halamannya di Jombang. Ia menegaskan tidak hijrah ke Jakarta karena ingin turut membangun ekosistem musik daerah.

“Saya tetap berkarya dari Jombang karena ingin membantu perkembangan musik di Jombang, terutama musisi muda Jombang. Saya juga bergabung dengan GEKRAF (Gerakan Ekonomi Kreatif) untuk memajukan industri musik Jombang,” ungkapnya.

Ke depan, Resa Husin memastikan akan semakin produktif. Pada 2026 ini, setidaknya ada enam artis yang dijadwalkan merilis lagu ciptaannya. Salah satunya merupakan penyanyi jebolan ajang Indonesian Idol yang saat ini tengah memasuki proses rekaman vokal.

“Insyaallah tahun ini ada enam artis rilis lagu saya. Salah satunya jebolan Indonesian Idol, minggu ini take vocal, insyaallah tahun ini rilis,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *