Daerah

Hujan Lebat Berpotensi Terjadi, Pengguna Tol Jomo Diingatkan Bahaya Aquaplaning

21
×

Hujan Lebat Berpotensi Terjadi, Pengguna Tol Jomo Diingatkan Bahaya Aquaplaning

Share this article
Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat pengguna Tol Jombang–Mojokerto (Tol Jomo) diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama selama libur Isra Mikraj 2026.
Pintu gerbang exit tol Bandarkedungmulyo. (foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat pengguna Tol Jombang–Mojokerto (Tol Jomo) diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama selama libur Isra Mikraj 2026.

Pengelola jalan tol, Astra Tol Jomo, mengingatkan pengendara agar selalu berhati-hati saat melintas di ruas tol tersebut. Pasalnya, volume kendaraan diprediksi mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.

Berdasarkan prediksi Astra Tol Jomo, selama periode 16 hingga 18 Januari 2026, jumlah kendaraan yang keluar-masuk Tol Jomo diperkirakan mencapai 35.000 kendaraan dari berbagai jenis. Sementara pada kondisi normal, volume kendaraan rata-rata berada di angka 32.000 kendaraan per hari.

“Perkiraan peningkatan kendaraan pada libur Isra Mikraj kali ini sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa,” ujar Kepala Departemen Operasional Tol Jomo, Zanuar Firmanto, Minggu (18/01/2026).

Zanuar menyebutkan, puncak arus balik libur Isra Mikraj diperkirakan terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, pihak pengelola telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.

“Jika terjadi penumpukan kendaraan di gerbang tol, arus akan segera dialihkan ke gate tol berikutnya. Skema ini kami terapkan seperti saat libur Natal dan Tahun Baru kemarin,” jelasnya.

Selain itu, Astra Tol Jomo juga melakukan pemantauan volume kendaraan secara berkala, termasuk kondisi di Gerbang Tol Warugunung, Surabaya, yang menjadi salah satu titik krusial arus lalu lintas.

“Kondisi gate utama Tol Warugunung kami pantau secara penuh dan informasinya kami sampaikan secara berkala sebagai langkah antisipasi,” tambah Zanuar.

Terkait cuaca ekstrem, pengelola Tol Jomo mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan kondisi lalu lintas terkini, karena cuaca buruk dapat terjadi secara tiba-tiba.

“Hindari melaju dengan kecepatan tinggi, terutama saat hujan deras, guna mencegah risiko aquaplaning,” tegasnya.

Zanuar juga mengingatkan pengendara, khususnya kendaraan roda empat atau lebih, agar tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh mulai lelah.

“Manfaatkan rest area untuk beristirahat sejenak. Setelah kondisi tubuh kembali bugar, perjalanan bisa dilanjutkan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *