Peristiwa

Pencari Kerang Temukan Bocah yang Hilang Misterius di Sungai Gembong dalam Kondisi Tak Bernyawa

55
×

Pencari Kerang Temukan Bocah yang Hilang Misterius di Sungai Gembong dalam Kondisi Tak Bernyawa

Share this article
Pencari Kerang Temukan Bocah yang Hilang Misterius di Sungai Gembong dalam Kondisi Tak Bernyawa
Petugas BPBD Kota Pasuruan bersama aparat kepolisian dan warga mengevakuasi jenazah balita yang ditemukan meninggal dunia di kawasan pesisir Pantai Panggungrejo, Kota Pasuruan, Minggu (4/1/2026).(foto:sudutkota.id/ist.)

Sudutkota.id – Misteri hilangnya seorang balita di kawasan bantaran Sungai Gembong, Kota Pasuruan, akhirnya terungkap dengan akhir yang memilukan.

Bocah berusia sekitar satu tahun bernama EBZ, yang sebelumnya dilaporkan hilang secara misterius, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di wilayah pesisir Pantai Panggungrejo, Kota Pasuruan, Minggu (4/1/2026) pagi.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Saiful, seorang warga yang berprofesi sebagai pencari kerang. Saat itu, Saiful tengah menyusuri bibir pantai yang sedang surut sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya, ia mengira benda yang terlihat di kejauhan hanyalah boneka.

“Waktu saya nyari kerang, saya lihat seperti boneka. Pas saya dekati, ternyata anak kecil,” ujar Saiful kepada petugas.

Saat ditemukan, posisi jenazah balita tersebut dalam keadaan tengkurap di bibir pantai. Pakaian yang dikenakan korban masih utuh dan kondisi fisik korban terlihat relatif masih baik. Merasa panik dan iba, Saiful kemudian memanggil salah seorang temannya untuk memastikan temuan tersebut sebelum melapor ke warga sekitar

“Posisinya tengkurap, pakaiannya masih utuh. Saya langsung ajak teman dan lapor ke warga,” imbuhnya.

Informasi penemuan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Bugul Kidul dan BPBD Kota Pasuruan, yang sejak sehari sebelumnya melakukan pencarian intensif terkait laporan balita hilang akibat dugaan kecelakaan air (laka air) di Sungai Gembong.

Petugas gabungan bersama warga segera menuju lokasi titik penemuan. Setelah dilakukan identifikasi awal, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan untuk penanganan lebih lanjut, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebagaimana diketahui, El Barra dilaporkan hilang pada Sabtu (3/1/2026) sore dari rumah neneknya di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Gang XI RT 02/RW 03, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo. Lokasi rumah berada tidak jauh dari gorong-gorong dan aliran Sungai Gembong.

Saat kejadian, hujan mengguyur Kota Pasuruan dan debit air sungai meningkat, sehingga korban diduga terperosok ke saluran air dan terseret arus hingga ke muara laut.

Dengan ditemukannya jenazah korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Tragedi ini kembali menegaskan tingginya risiko keselamatan anak di kawasan bantaran sungai dan saluran air terbuka, sekaligus menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan masyarakat terkait pentingnya mitigasi serta pengamanan lingkungan permukiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *