Pendidikan

Biliar Masuk Sekolah, Pemkot Batu Dukung “Carabao Goes to School” Bentuk Karakter dan Prestasi Pelajar

72
×

Biliar Masuk Sekolah, Pemkot Batu Dukung “Carabao Goes to School” Bentuk Karakter dan Prestasi Pelajar

Share this article
Perkenalan program "Carabao Goes to School" dihadiri juara dunia biliar Sean Van Boening. (Foto: Sudutkota.id/rsw)

Sudutkota.id – Dunia pendidikan di Kota Batu terus berinovasi. Kali ini, olahraga biliar mulai diperkenalkan ke sekolah-sekolah melalui program bertajuk “Carabao Goes to School” yang diinisiasi oleh Carabao Billiard Indonesia.

Program ini menjadi langkah baru dalam menumbuhkan minat, disiplin, dan etika olahraga di kalangan pelajar, sekaligus menepis anggapan negatif tentang biliar yang selama ini berkembang di masyarakat.

Dengan dukungan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan komunitas olahraga, program tersebut diharapkan menjadi tonggak baru dalam menjadikan biliar sebagai olahraga berprestasi yang tumbuh dari lingkungan sekolah di Kota Batu.

Peluncuran program berlangsung di Carabao Bistro & Pool HQ, Jalan Abdul Gani Atas, Jumat (3/10) malam, dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Batu.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa Pemkot Batu akan mendukung penuh setiap langkah yang mendorong pengembangan potensi siswa di bidang non-akademik, termasuk olahraga biliar.

“Kami sangat mengapresiasi gagasan dari Hendra Kurniawan, selaku Founder dan CEO Carabao Billiard Indonesia. Dengan adanya program ini, pelajar Kota Batu memiliki ruang baru untuk berprestasi di bidang non-akademik, khususnya olahraga biliar,” ujar Heli.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut turut melibatkan Dinas Pendidikan Kota Batu agar sesuai dengan nilai-nilai pendidikan. Sekolah juga berperan dalam memberikan arahan dan pengawasan terhadap kegiatan siswa, sehingga olahraga biliar dapat menjadi wadah pembentukan karakter yang positif.

“Dengan adanya program ini, sekolah bisa membantu menyalurkan bakat dan minat siswa di olahraga biliar. Harapannya ke depan akan muncul atlet profesional dari Kota Batu yang mampu mengharumkan nama daerah hingga level nasional dan internasional,” tambahnya.

Perkenalan program “Carabao Goes to School” dihadiri juara dunia biliar Sean Van Boening. (Foto: Sudutkota.id/rsw)

Sementara itu, Founder dan CEO Carabao Biliard, Hendra Kurniawan mengungkapkan bahwa “Carabao Goes to School” lahir dari keinginannya untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap olahraga biliar. Menurutnya, biliar bukan hanya permainan hiburan, melainkan olahraga yang mengajarkan fokus, strategi, dan ketenangan berpikir.

“Program ini menjadi bentuk dukungan kami terhadap pengembangan potensi pemuda di Kota Batu. Kami ingin biliar dikenal sebagai olahraga yang membentuk karakter, melatih konsentrasi, dan mengajarkan nilai sportivitas,” jelas Hendra.

Ia mencontohkan atlet dunia asal Amerika Serikat, Shane Van Boening, yang sudah bermain biliar sejak usia dua tahun. Berkat ketekunan dan kemampuan strategi yang diasah lewat olahraga itu, Shane kini menjadi salah satu pemain biliar terbaik dunia sekaligus sukses secara finansial.

“Dari biliar, kita belajar banyak hal. Bukan hanya soal kemenangan, tapi tentang disiplin, ketekunan, dan kemampuan menyusun strategi. Semua ini sangat relevan dengan dunia pendidikan,” kata Hendra.

Lebih lanjut, ia menilai dunia pendidikan di Indonesia masih membutuhkan variasi kegiatan ekstrakurikuler yang modern dan menarik bagi pelajar. Biliar, kata dia, bisa menjadi salah satu pilihan yang mampu menumbuhkan minat dan bakat siswa dengan pendekatan berbeda.

“Olahraga ini bisa melatih kecerdasan, konsistensi, serta kemampuan mengambil keputusan. Biliar juga menjadi sarana pembentukan mental dan karakter yang kuat bagi generasi muda,” ujarnya.

Menurut Hendra, sejumlah negara di dunia telah memperkenalkan biliar ke lingkungan sekolah. Di Indonesia, potensi tersebut terbuka lebar dengan dukungan PB POBSI serta antusiasme generasi muda yang kian tinggi terhadap olahraga ini. Ia berharap program “Carabao Goes to School” dapat berjalan berkelanjutan dan melahirkan atlet biliar muda dari Kota Batu.

“Tujuan kami sederhana, mengenalkan olahraga biliar sebagai kegiatan yang mendidik, menumbuhkan semangat kompetitif, dan mencetak bibit unggul sejak dari sekolah. Ini langkah kecil tapi berdampak besar bagi masa depan olahraga Indonesia,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *