Sudutkota.id – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci Mekkah. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji. Almarhum adalah Sutrisno bin Sofii (60), warga Kecamatan Lawang.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Sahid, mengonfirmasi bahwa Sutrisno wafat pada Sabtu (7/6/2025) pukul 08.25 waktu Arab Saudi. Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Mina Al Wadi setelah mengalami serangan jantung.
“Almarhum meninggal karena heart attack atau serangan jantung. Kami menerima kabar dari petugas haji bahwa beliau sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” kata Sahid saat dikonfirmasi pada Minggu (8/6/2025).
Sutrisno tercatat sebagai jemaah dalam kelompok terbang (kloter) 83. Ia berangkat ke Tanah Suci bersama rombongan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Singosari pada 26 Mei 2025 pukul 17.35 WIB.
Kepergian Sutrisno menambah daftar jemaah haji asal Kabupaten Malang yang berpulang di Arab Saudi. Sebelumnya, dua jemaah lainnya telah meninggal dunia.
Jemaah pertama adalah Arsan Gimah (92), warga Kecamatan Bantur, yang meninggal dunia pada 27 Mei 2025 karena kecelakaan. Kemudian, pada 31 Mei 2025, Syamsiyana (47) asal Kecamatan Gondanglegi juga tutup usia usai mengeluh sakit kepala.
Sahid menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya para jemaah tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan.
“Semoga almarhum dan almarhumah yang wafat di Tanah Suci mendapat tempat mulia di sisi Allah. Kami juga memastikan bahwa semua hak jemaah, termasuk asuransi dan layanan lainnya, akan dipenuhi,” tuturnya.
Musim haji tahun ini menjadi perjalanan spiritual yang tidak hanya penuh harap dan doa, tetapi juga duka bagi sejumlah keluarga di Malang. Pemerintah melalui Kemenag terus memantau kondisi jemaah serta memastikan pelayanan dan pendampingan berjalan optimal bagi yang membutuhkan. (mit)






















